50 Kata Kata Bunga yang Mekar dan Layu Pada Waktunya

50 Kata Kata Bunga yang Mekar dan Layu Pada Waktunya

Bunga ialah perhiasan dari bumi. Sama seperti yang disebutkan oleh Gerard De Nerval, Tiap bunga ialah jiwa yang mekar di alam. Bunga bisa melukis beberapa warna yang kontras di sejauh tanah dan bawa banyak kebahagiaan untuk semuanya orang. Keanggunan dan kehalusan yang diusung oleh bunga membuat kita takjub dan senang. Berikut penyebabnya kenapa bunga jadi hadiah yang menyimbolkan kasih-sayang dan cinta untuk beberapa orang yang spesial di kehidupan kita.

Ada kata arif yang menjelaskan jika bunga mawar perlu waktu untuk mekar. Kata-kata mengenai bunga itu bermakna jika tidak ada suatu hal yang instant untuk didapat. Suatu hal yang cantik memerlukan proses yang panjang. Sama dengan kita di kehidupan. semuanya orang tentu saja mempunyai mimpi menjadi orang yang sukses. Tetapi apa mereka memperoleh keberhasilan itu dalam saat yang bertepatan? Tidak! Seorang mempunyai waktunya sendiri untuk berkilau.

Bunga ialah lambang dari kasih-sayang, khususnya bunga mawar. Tetapi meskipun jadi lambang kasih-sayang, bunga mawar tidak jamin akan memberi kebahagiaan. Karena kamu tentu tahu jika bunga mawar mempunyai duri pada tangkainya. Selainnya bawa keharuman, bunga mawar dapat bawa duka cita dan cedera.

Sama dengan kehidupan ini. suatu hal yang cantik harus memerlukan pengorbanan yang besar. Seorang yang ingin memperoleh keharuman dari bunga mawar, ia harus siap untuk cedera karena durinya. Dan seorang yang cedera karena durinya, mereka patut memperoleh keharuman dari bunga mawar.

Itu ialah beberapa dari kata-kata mengenai bunga. Agar semakin selengkapnya kamu dapat baca di bawah ini. Kalimat dan cuplikan bunga di bawah ini dapat kamu menjadikan perkataan caption dan quotes motivasi supaya kita lebih arif dalam melihat kehidupan. Nach berikut kata-kata bunga mekar dan layu ketika waktunya.

Kata Kata Mengenai Bunga

Kau seperti bunga mawar. Memesona menarik hati, saat kupetik kau mencederai.

Web Bandar Togel Terpercaya

Ia seperti bunga mawar yang dikitari oleh duri-duri tajam.

Kebahagiaan yang digenggam ialah benih. Kebahagiaan yang dibagi ialah bunga.

Bila saya memperoleh setangkai bunga setiap kau membuatku tersenyum dan ketawa, saya akan mempunyai taman bunga yang luas.

Bunga-bunga itu cantik, tapi saya molorangmu untuk menyukainya.

Cinta ialah salah satu bunga yang bisa tumbuh dan berbunga tanpa kontribusi musim.

Cinta itu ibarat mawar, tidak boleh cuman nikmati cantik bunganya tetapi juga cicipi durinya.

Saat bunga layu dan kaupun ketinggalan waktu.

Tiap bunga ialah sebuah jiwa yang mekar di alam.

Bila cinta sudah bersemi dalam hati, padang pasir seperti taman bunga yang cantik.

Cinta seperti memegang setangkai bunga mawar. Makin keras kita memegangnya makin berasa duri yang menyerang.

Tidak boleh menyukai seorang seperti bunga, karena bunga akan layu mati saat musim ganti.

Bunga tak pernah punya niat untuk berkompetisi untuk mekar dengan bunga di sampingnya.

Mekarlah pada tempat di mana kamu di tanam.

Tidak boleh menanti seorang membawakanmu bunga. Tanamlah kebun bungamu sendiri.

Bersifatlah seperti bunga yang nikmat dilihat tetapi sulit diambil. Walau besok akan layu, pasti mekar dan cantik kembali.

Pria terbaik bukan ia yang slalu memberimu bunga, tetapi ia yang sanggup membuat harimu jadi berbunga-bunga.

Tidak boleh jadi bunga yang cantik tetapi tidak menyebar keharuman. Tidak boleh berbicara kebaikan bila diri tidak ingin mempraktikkan.

Bila seseorang melemparkan anda dengan batu, balaslah melemparkan dengan bunga, pasti tidak lupa bersama potnya.

Kebaikan dari dalam hati seperti bunga yang berkembang kembali.

Jika kita cuman menyaksikan durinya saja, kita dapat kehilangan keelokan bunga mawar dan keharumannya.

Bunga itu pernah cantik, Meskipun saat ini cuman bersisa tangkainya.

Begitu cantiknya bunga beragam warna di taman, tetapi keelokan itu cuman bisa dirasa oleh mereka yang menghargakan ketidaksamaan.

Orang yang percaya diri menyaksikan mawar dibalik duri, dan orang pesimis menyaksikan duri dibalik mawar.

Bila bunga tidak seindah yang ku pikirkan. Karena itu berilah keelokan yang ku harapkan.

Jangan dibiarkan ilalang yang tinggi tutupi bunga-bunga cantik di kebun Anda.

Belajarlah dari bunga dalam pot, meskipun pada kondisi sempit dan tertekan, ia selalu berusaha untuk terus berkembang.

Tidak boleh bandingkan prosesmu sama orang lain. Karena tidak semua bunga tumbuh dan mekar bertepatan.

Sabarlah.. bunga butuh waktu untuk mekar prima.

Wanita itu ibarat bunga. Mereka harus diberlakukan secara halus, murah hati, dan dengan kasih-sayang.

Mereka dapat menghancurkan bunga-bunga yang bermekaran, tetapi mereka tidak dapat merintangi musim semi tiba.

Bunga tak pernah memberitahukanmu kapan mereka bermekaran.

Saya tahu, saya sekedar tanaman tanpa bunga. Yang bersikukuh berdiri antara sekar. Saya tidak perduli kedatanganku percuma. Terutama bagi sekarang ini.

Karena setiap bunga punyai makna. Masing-masing bawa pesannya sendiri.

Tanamlah bunga untuk mendatangkan kupu-kupu.

Beberapa mimpi memang tetap harus jadi penghias tidur. Tidak untuk direalisasikan, cuman untuk jadi percantik malam.

Mawar tidak dapat jadi bunga matahari, dan bunga matahari tidak pernah menjadi bunga mawar. Semua bunga cantik dengan triknya sendiri.

Hidup itu seperti bunga, ada periodenya kuncup, mekar, layu dan luruh.

Bunga mawar tidak mengampanyekan harus merebaknya. Sendirinya wanginya menyebar di sekitarnya.

Bila tiap bunga ingin jadi mawar, musim semi akan kehilangan keelokannya.

Belajarlah dari setangkai bunga. Dalam diam, dia mengajari makna sabar untuk capai keelokan, dan berusaha untuk menjaga kehidupan.

Jadilah seperti bunga yang memberi keharuman bahkan juga ke tangan yang sudah menghancurkannya.

Iman seperti bunga yang perlu disiram secara terus-terusan dengan kebaikan dan taubat. Bila tidak, iman itu akan layu.

Tuhan tak pernah memberikan janji bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan matahari selalu berkilau.

Komentar
Silahkan, saya ga nggigit !