50 Kata Kata mengenai Awan yang Mendung di Atas Langit

50 Kata Kata mengenai Awan yang Mendung di Atas Langit

Awan sebagai satu massa yang terbagi dalam tetes air atau kristal beku yang ada di atmosfer langit. Awan kelihatan putih dan lembut seperti kapas. Tetapi, awan bisa juga beralih menjadi warna gelap dan mendung saat hujan akan turun.

Dalam kehidupan kehadiran awan kerap dihubungkan dengan beberapa hal yang bersedih, karena sebenarnya awan itu ialah air yang menguap, dan saat mereka bergabung, mereka sudah siap menumpahkan airnya. Sama dengan saat seorang meredam emosinya, saat ia tidak kuat kembali meredamnya, terkadang tanpa sadar ia akan teteskan air mata.

Walau demikian, terkadang awan kerap membuat kita berasa sejuk dan membuat perlindungan kita dari pancaran cahaya mahahari langsung. Kehadirannya yang mengakibatkan hujan ialah satu karunia yang diberi Tuhan ke manusia.

Ada satu pelajaran yang dapat kita petik dari awan yakni tidak selama-lamanya siang itu akan ceria dan jelas. Awan mengajari kita jika di lokasi yang paling jelas sekalinya kita bisa jadi ada di lokasi yang gelap saat itu juga . Maka syukurlah pada sesuatu yang kita alami sekarang ini.

Kata Kata orderinindex12 mengenai Awan di Langit

Saya ingin jadi burung-burung yang dapat terbang bebas ke arah langit tidak bertepi, dan sembunyi dibalik awan.

Ingat-ingatlah dibalik awan yang hitam ada selalu matahari.

Bila harus melepasmu, saya ingin melepasmu baik. Seperti awan yang melepaskan hujan.

Kangen yang ku menyembunyikan dibalik awan, sekarang mulai turun melalui tetes hujan untuk menjumpaimu.

Bukan awan mendung yang bagiku risau. Salahkan ia yang kemungkinan terbentuk demikian cantik.

Jiwa kita seperti langit, terkadang mendung berawan terkadang ceria.

Ada cara yang berbisik perlahan, mengatakan kangen dari negeri atas awan.

Janji ialah awan. Memenuhi janji ialah hujan.

Awan terus akan berarak, walau dia belum usai menangis.

Langit kelabu hanya awan yang melalui.

Jadilah langit, Jadilah awan, Bawa hujan.

Belajarlah menyaksikan cahaya jelas dibalik tiap awan yang mendung.

Saya ingin menyukaimu dengan simpel, dengan kode yang tidak sempat dikatakan awan ke hujan yang menjadikan tidak ada.

Cinta sebagai suatu hal yang cantik, dia seperti sebuah lukisan di awan, ceria membingkai di ufuk senja.

Saya cuman ingin hidup seperti awan. Bebas, dan tenang.

Coba menjadi pelangi di awan seorang.

Dibalik tiap awan ada awan lain.

Awan ialah suatu hal yang dapat berbeda dan tak pernah sama.

Tempo hari gelap, kemungkinan ini hari mendung, tapi dibalik awan, matahari tak pernah stop berkilau.

Hujan memutuskan untuk membasahi bumi karena ia mengetahui jika ada kalanya untuk hujan untuk menjadi lagi awan.

Matahari tak pernah mempersalahkan awan mendung saat pagi telat tiba.

Tidak selama-lamanya awan menaungimu dan memberimu kesejukan, terkadang awan itu mengguyurimu dengan hujan yang paling deras.

Tetapi langit tidak selama-lamanya ceria. Awan akan bergerak tutupi matahari. Bahkan juga perlahan-lahan turunkan hujan. Dengan petir yang bersahutan.

Ada selalu bintang dibalik awan yang gelap. Ada selalu pelangi sesudah hujan. Ada selalu matahari dibalik mendung. Ada selalu makna dibalik kesulitan.

Awan pernah janji tidak akan tinggalkan langit, tetapi langit susah dijangkau, dia bukan pejuang. Lantas mereka tidak pernah bersatu.

Awan yang mendung belum pasti hujan. Sendiri di sini sedang merenung, melipur haru yang kesepian.

Di awan-berawan yang berarak pada langit kebiruan, mungkinkah doa kita akan sama-sama mendapati?

Awan gelap tidak selamanya diam pada tempat. Semua akan selekasnya berakhir.

Awan ialah apa yang terjadi dan apa yang tiba dan pergi.

Pada langit yang didampingi matahari, membuat kata yang tidak dapat disaksikan. Tersenyum pada si awan, mengharap ini hari baik saja.

Saya yakini ada matahari, walaupun saya tidak menyaksikannya dibalik awan hujan.

Teruslah tinggi dan seputih awan. Walau bergerak perlahan kelihatan menjemukan.

Peluang tiba seperti awan berakhir. Pegunakanlah saat dia terlihat di hadapanmu.

Bahkan juga, awan akan menumpahkan hujan bila tidak mampu kembali memikul bebannya yang berat.

Kebahagiaan itu ibarat awan, bila Anda melihatinya kelamaan ia akan menghilang.

Tidak ada awan hitam yang dapat selama-lamanya menahan matahari berkilau!.

Sesudah perpisahan, di mataku, senja tidak lagi membiaskan jingga, cuman awan-awan berarak, yang siap melahirkan hujan.

Awan yang tak pernah pilih ke siapa dia akan menurunkan bayang-bayangnya.

Tidak ada batanya, tidak ada dinding yang batasi, cuman bintang dan awan sebagai atapnya. Hujan dan panas itu ialah hal yang umum, kira saja pemanis narasi.

Kita ini ialah awan-awan yang sama-sama memburu dan menarik diri sama-sama lenyap lalu musnah.

Rupanya awan tak pernah jatuh ke bumi. Karena, langit tidak ingin ditinggalkan sendiri.

Dengan sajak kularutkan mimpi, embun pada awan yang mengikhlaskan hujannya.

Menghindar keadaan peka kemungkinan melahirkan awan mendung.

Jangan sampai kau menginginkan awan mendung yang sejuk dan teduh tanpa hujan.

Jangan sampai kadang-kadang mengejek cerita lalu seorang, Karena air hujan yang jernih datang dari awan yang gelap.

Jangan dibiarkan satu awan gelap yang gelap tutupi semua langitmu. Tidak boleh karena sebuah permasalahan, kamu lupa kamu dapat berbahagia kapan pun.

Saya anggap awan itu akan kuat meredam beban yang dia terima, rupanya salah. Ini kali dia sudah mengungkapkan duka cita bersama dengan masa lalu yang sebetulnya tidak pernah ingin dia lupakan.

Tidak ada awan di langit yang masih tetap selama-lamanya. Tidak ada kemungkinan terus-terusan jelas cuaca. Setelah malam gelap pekat lahir pagi bawa keelokan. Kehidupan manusia sama alam.

Komentar
Silahkan, saya ga nggigit !