50 Kata Kata Pribadiku itu Masalahku Bukan Masalahmu!

50 Kata Kata Pribadiku itu Masalahku Bukan Masalahmu!

Dalam kehidupan ini, tanpa kita ketahui banyak beberapa orang yang perduli sama hidup kita. Tidak cuma pada mereka yang menyenangi kita, tetapi kadang pada mereka yang membeci kita.

Terkadang rasa kepedulian mereka yang membenci kita itu semakin terasa dibanding kepedulian pada mereka yang mengasihi kita. Bahkan juga rasa pedulinya itu umumnya diperlihatkan terlalu berlebih hingga masuk ke ranah individu kita.

Menyentuh ranah individu dapat membuat kita jadi tidak nyaman, kita berasa apa yang kita kerjakan, apa yang kita alami, dan apa yang kita tunjukkan itu ialah masalah kita dan sesekali bukan masalah mereka.

Tetapi saat sebelum berpikiran terlampau negatif, ada baik ketahui lebih dulu. Perduli bukan hanya diperlihatkan dari rasa kasih-sayang saja, perduli bisa juga diperlihatkan dari kritik, cemoohan, cercaan, dan lain-lain. Lantas hubungan apa?

Memang hidupmu ialah hidupmu. Seseorang kemungkinan tidak memiliki hak menambahi masalah kehidupanmu. Tapi jika apa yang kamu kerjakan itu sebetulnya tidak bagus untuk hidupmu, salahkah ada orang yang lain mengingati mengenai kekeliruanmu itu? Apa yang menurutmu betul, belum pasti betul dimata banyak orang.

Jika ada yang masuk ke masalah hidupmu untuk kebaikan hidupmu, jadi tidak ada kelirunya kamu terima semua saran itu. Karena bila kita masih tetap menjelaskan ini hidupku, ini pribadiku, memiliki arti ini masalahku Walau sebenarnya tindakan kita itu salah. Itu maknanya kita terhitung orang yang tidak ingin terima kebaikan.

Bila ada suatu hal yang bagus untuk hidupmu, ambilah. Apabila ada suatu hal yang tidak bagus untuk hidupmu, karena itu acuhkanlah.

Sama dengan kata-kata pribadiku itu masalahku di bawah ini. Kalimat dan cuplikan mutiara di bawah ini dapat kamu menjadikan perkataan caption dan quotes motivasi supaya kita dapat semakin arif melihat kehidupan. Berikut kata-kata pribadiku itu masalahku bukan masalahmu.

Kata Kata gsite18decdua Pribadiku itu Urasanku

Bahkan juga hidupmu itu masih tetap punyamu dan hidupku bukan masalahmu.

Seandainya tulus segampang mengucapkannya, kepergianmu benar-benar bukan masalahku.

Bersedihmu masalahku, berbahagiamu semangatku. Walaupun hatimu bukan bagiku.

Cicipi saja gurau dan tawaku, hal duka agar jadi masalahku.

Bagaimana bila sejak saat ini bersedihmu jadi masalahku, apa kamu sepakat?

Apa saja yang kusemogakan tentangmu biarkanlah hal tersebut jadi masalahku dengan Tuhan.

Tulus atau tidak, agar jadi masalahku. Yang perlu kamu berbahagia. Hanya itu cukup.

Pergilah, bila kau saksikan saya tidak berhasil berbahagia tanpamu, itu masalahku bukan masalahmu.

Berikan saja kecewaku. Tak perlu menanyakan apa saya baik saja; itu masalahku.

Apa yang seseorang pikir tentangku itu bukan masalahku.

Pribadiku ya masalahku, jika kau nilai saya kotor? nanti saya mandi dahulu.

Nerakaku bukan masalahmu. Apa lagi surga belum pasti jadi tempatmu.

Kalian punyai hak untuk menyenangiku, tetapi kalian tidak punyai hak untuk atur hidupku.

Ingin memberi komentar hidup mereka, tapi saya sadar itu bukan masalahku.

Saya tak pernah ingin tahu masalahmu. Lantas mengapa kamu benar-benar ingin tahu masalahku?

Saya nyaman dengan hidupku. Bila kau tidak nyaman denganku, itu masalahmu, bukan masalahku.

Cukup kau tahu saya menyukaimu, hal kangen dan cemburu diamkan itu jadi masalahku.

Saya cari kenyamanan untuk diriku. Dan tidak kutemukan suatu hal yang semakin nyaman dari tinggalkan suatu hal yang bukan masalahku.

Kamu telah memilih untuk pilih jalanmu sendiri. Berbahagia atau mungkin tidak, bukan masalahku kembali.

Hal tentangmu telah tidak lagi masalahku. Dan semestinya saya sadar akan hal tersebut.

Masalahku denganmu, menjadi masalahku dengan Tuhanku.

Diam ialah langkah memerhatikanmu. Benar-benar tidak menginginkan kamu ketahui. Cukup jadi masalahku dan Tuhanku.

Tidak perlu kau berasa tidak nikmat padaku. Karena menyukaimu ialah masalahku dengan Tuhan.

Ini kasus semasing. Urus masalahmu, akan ku urus masalahku.

Baik atau jelek itu pribadiku, salah atau benar itu masalahku.

Masalahku cuman berprasangka baik kepadamu. Bila rupanya kau tidak sebagus sangkaanku. Itu masalahmu!

Pribadiku itu masalahku. Nista atau mungkin tidak itu mereka yang menyaksikan. Kau kira saya kotor, silahkan kita saksikan diri kamu sebersih apa.

Rindukanmu, biarkanlah itu jadi masalahku.

Sakit ini masalahku, berbahagiamu fokusku. Kamu berbahagia, itu cukup bagiku.

Berapa jumlahnya kerikil atau batu besar yang mengadangku, itu masalahku. Bagaimana saya melaluinya, kau tidak perlu tahu.

Biarkanlah ibadahku jadi masalahku dengan Tuhanku. Dan biarkanlah ibadahmu jadi masalahmu dengan Tuhanmu.

Bila surga saja belum tentu bagiku, kenapa nerakamu jadi masalahku.

Saya menyukaimu, biarkanlah ini masalahku. Bagaimana kamu denganku, terserah, itu masalahmu.

Perkenankan saya menyukaimu. Hal sedih, itu masalahku.

Hatimu punyamu, kamu tuannya. Ingin berasa suka atau mungkin tidak, kamu yang memastikannya.

Saya rindukan ketenangan, karena itu saya tidak memperolehnya terkecuali dengan tinggalkan apa yang bukan masalahku.

Apa saja ceritaku ialah masalahku. Takdirku cuman Tuhanlah yang mengetahui. Suksesku, biarkanlah kujalani dengan usahaku.

Komentar
Silahkan, saya ga nggigit !