6 Langkah Move On dari Abusive Relationship Saat sebelum Mengawali Jalinan Kembali

6 Langkah Move On dari Abusive Relationship Saat sebelum Mengawali Jalinan Kembali

Mempunyai kemauan untuk mengawali satu jalinan baru paska putus ialah hal yang wajar. Tetapi bagaimana bila jalinan awalnya ialah wujud abusive relationship atau jalinan yang terkuasai oleh tindak kekerasan? Tentunya memunculkan trauma tersendiri.

Seringkali sesudah jalani abusive relationship, sebagian orang pilih malas untuk mengawali jalinan baru. hati khawatir dan takut mendapatkan pasangan yang serupa abusive-nya seperti jalinan lalu atau bahkan juga lebih jadi terror yang membuat kuatir.

Walau pernah memperoleh pengalaman pahit dengan hubunganmu yang dulu, tidak berarti kamu tidak memiliki hak mencinta lagi. Malah kamu perlu bangun dan mendapati cinta yang lain. Kamu harus lepas dari belenggu trauma masa lampau dan coba buka helai baru yang lebih baik.

Supaya trauma masa lampau tidak selamanya menghantui hingga berpengaruh pada hubunganmu yang seterusnya, kamu membutuhkan langkah untuk dapat move on supaya tidak begitu kuatir terlalu berlebih dan depresi. Dikutip dari Elite Daily, berikut cara-cara untuk mempersiapkan diri untuk mengawali jalinan baru sesudah lepas dari abusive relationship.

1. Konsentrasi togelpasang3angka pada pengobatan diri

Pada intinya, jalinan dengan kekerasan bisa tinggalkan trauma yang membekas pada daya ingat seorang. Tidak gampang untuk hapus daya ingat jelek dan cedera yang sempat dirasakan, apa lagi bila tersangkut jalinan cinta.

Trauma dan cedera yang dirasakan pada jalinan awalnya berpengaruh pada jalinan selanjutnya. Karena itu saat sebelum memilih untuk mengawali jalinan baru, sebaiknya untuk konsentrasi mengobati cedera lama ditambah dulu.

Minimal kamu pahami langkah mengatur psikismu, kamu pahami sela untuk menyaksikan seorang yang hendak mengawali jalinan baru denganmu, dan memahami tak-tik untuk membentengi diri dari aktor bila hal sama terjadi lagi.

Dengan mengenal ini bisa menolongmu untuk pulih dan meminimalkan peluang kehadiran aktor lain dalam hidupmu. Beberapa pakar memperjelas bila mempunyai ruangan dan saat yang cukup buat mengobati diri menjadi kunci untuk move on dan mendapati cinta yang lebih sehat dan berbahagia.

2. Latihan menjaga diri kita

Menjaga diri kita penting untuk siapa pun. Khususnya untuk mereka yang sempat alami jalinan dengan kekerasan. Dengan menjaga diri kita, kamu dapat mendapati titik di mana kamu berasa nyaman, beberapa hal yang sanggup membuat kamu santai, dan mempunyai trick sendiri untuk hadapi penekanan dari luar. Beberapa wujud perawatan diri yang dapat kamu kerjakan seperti perawatan secara fisik atau mental.

Menurut beberapa pakar, salah satunya kegiatan yang menolongmu menjaga diri ialah menulis jurnal. Menulis jurnal membuat kamu bebas untuk tuangkan semua hati dan pemikiran. Kamu dapat tuliskan kegelisahan dan isi hatimu ke jurnal tak perlu merendamnya. Ini bisa membuat kamu berasa lebih lega.

Disamping itu, kamu dapat lakukan meditasi dan yoga untuk latih perhatian, menyantaikan pemikiran hingga membuat kamu menjadi lebih sehat. Banyak hal yang lain membuat kamu aman serta nyaman tidak boleh sungkan-sungkan untuk dilaksanakan.

Habiskan waktu yang berkualitas bersama orang paling dekat, berkunjung lokasi yang cantik, dan beberapa hal yang lain kamu gemari tetapi masih tetap dalam batas kewajaran ialah wujud perawatan diri yang pas untuk proses pengobatanmu.

3. Berjumpa dengan beberapa orang yang mempunyai energy positif

Sama siapa kita berkawan menggambarkan bagaimana diri kita. Ini benar-benar pas bila kita bisa berkawan dengan beberapa orang yang mempunyai energi baik. Khususnya untuk orang yang barusan alami kepahitan dalam kehidupannya seperti jalinan abusive.

Pilih rekan dan berkawan sama orang yang mempunyai energy positif bisa menolong proses pengobatanmu dan mendapati titik jelas lagi dalam hidup. Kamu dapat semakin menyukai diri kita dan lebih berbahagia dan semangat hadapi hidup.

Siapa yang tahu dengan lingkungan positif di sekelilingmu, kamu jadi dapat memperoleh tambatan hati baru. Tidak hanya sanggup menyebarkan energy baik untukmu, tetapi menjadi akhir yang bagus untuk perjalanan cintamu. Siapa sich yang tidak mendamba jalinan sehat dan berbahagia? Tetapi ingat, kamu tidak boleh terlampau tutup diri dan terlampau curigaan supaya beberapa orang tidak mengindarimu.

4. Menyiapkan arah jalinan cinta yang lebih masak

Bersamaan dengan kemauan untuk memulai buka hati, coba untuk berencana jalinan apakah yang sebetulnya kamu harapkan. Apa arah dari jalinan yang hendak kamu lalui, sampai arti jalinan sehat yang kamu mimpikan.

Misalkan kamu tentukan type pasangan yang seperti apakah, beberapa batasan untuk jalinan nanti, hal yang tidak dan bisa dilaksanakan dalam jalinan kalian. Dengan demikian, kamu mempunyai rasio fokus tertentu dan sanggup menganalisa beragam hal yang kemungkinan bisa terjadi di hubunganmu selanjutnya.

Sebagai tambahan, kamu bisa juga tuliskan pertanda bahaya dalam jalinan yang sempat kamu rasakan dari jalinan abusive sebelumnya. Misalkan merekayasa diri kamu, ucapkan kata kasar, mengontrol beberapaya, dan diri kamu.

Saat kamu sudah mendapati beberapa batasan dalam jalinan, kamu dapat memberi respon secara baik bila calon pasangan coba mengusik batas yang kamu buat. Kamu memiliki hak kok untuk menyiapkan jalinan sehat yang semakin aman, sama-sama terbuka dan nyaman. Tidak ingin kan jatuh di lubang yang serupa kembali?

5. Tidak ada kelirunya untuk ikuti naluri

Beberapa pakar menjelaskan jika naluri ialah alat terkuat untuk memandang apa jalinan itu tidak untukmu atau baik. Pakar mengutarakan jika rupanya jalinan abusive bisa menghancurkan radar psikismu. Maknanya, kekuatan untuk memercayai nalurimu berkurang. Entahlah karena sangsi dengan perasaan dan pikiran atau terlampau berprasangka buruk pada seorang untuk membuat perlindungan diri. Karenanya, kamu jadi susah membandingkan seorang yang punya niat buruk dan baik.

Kamu dapat minta kontribusi atau penglihatan dari keluarga, sahabat bahkan juga profesional seperti psikoterapis untuk buka pemikiran, hati dan reaksimu pada gagasan jalinan yang baru. Lebih dari itu, kamu harus mulai latihan sendiri untuk memercayakan nalurimu. Jauh dalam lubuk hatimu tentu ada satu jawaban yang dapat kamu pegang. Tapi, tidak boleh keburu-buru.

6. Mengenali dukungan sistem

Penting untuk ketahui siapa yang siap jadi simpatisanmu dalam soal paling sulit sekali pun. Saat kamu usaha keluar jalinan abusive awalnya, tentu ada beberapa orang yang sediakan pundak untuk bertumpu, telinga untuk dengarkan sampai tangan yang siap merengkuh. Kamu bisa juga minta kontribusi mereka untuk diminta opini berkenaan jalinan kencanmu yang berikutnya.

Seharusnya tidak boleh remehkan kedatangan beberapa orang di sekitarmu. Kadang-kadang lihatlah hubunganmu lewat kacamata mereka, dengar anjuran dan saran dari mereka.

Saat kamu siap untuk mengambil langkah kembali ke jalinan baru, ikutsertakan peran-peran dari dukungan sistem mu. Ingat, tidak boleh terburu-buru, lakukan beberapa langkah yang kamu butuhkan untuk move on. Yang paling penting ialah kesembuhan diri kamu dari cedera jalinan abusive sebelumnya. Seiring berjalannya waktu, berjalanlah dengan sabar sekalian terus mengatur hati. Berpositif thinking untuk mendapati cinta baru yang lebih baik.

Komentar
Silahkan, saya ga nggigit !