Pernah Disepelekan, Saat ini Nokia Justru Gunakan Android. Mengapa?

Pernah Disepelekan, Saat ini Nokia Justru Gunakan Android. Mengapa?

Siapakah yang tidak mengenali merek Nokia. Salah satunya merk piranti mobile ini punyai narasi cantik di periode lalu. Pengalaman Nokia menghasilkan piranti handphone sudah tidak disangsikan lagi. Perusahaan ini pernah disebutkan sebagai salah satunya merk paling bernilai di dunia.

Tetapi sekarang, zaman Nokia kelihatannya telah berakhir. Perubahan tehnologi yang demikian cepat membuat Nokia seakan-seakan kekurangan bensin. Ketenaran Nokia terkikis oleh beberapa pesaing yang dahulu dipandang tidak punyai pengalaman apa saja di dunia piranti mobile.

Banyak yang bertaruh jika pemicu khusus Nokia alami kemerosotan adalah tidak ingin memakai Android di piranti handphonenya. Walau sebenarnya, perubahan Android yang demikian cepat dan keinginan piranti bersistem operasi Android yang tetap tinggi, cukup jadi argumen untuk Nokia memakai Android.

Tetapi sesudah beberapa masa berakhir, Nokia pada akhirnya memakai mekanisme operasi Android pada handphone mereka. Ada yang bertanya, kenapa Nokia baru memulai memakai Android saat ini? Tentu ada argumennya, bukan!

Pertanyaan itu bukan tanpa ada alasan, ingat diawalnya munculnya Android, Nokia sempat menghina dan meremehkan mekanisme operasi garapan Google ini.

Dibanding bertaruh tidak terang, berikut ialah cerita perjalanan Nokia saat sebelum memakai Android.

Cerita hegemoni pragmaticslots Nokia

Nokia bukan perusahaan kemarin sore dalam binis handphone dunia. Tahukah Anda, Nokia ialah merek piranti handphone terlaku di dunia di tahun 1990-an. Sebagian besar warga di saat itu memakai Nokia sebagai alat komunikasi.

Kiprah Nokia dalam ajang handphone terjadi di tahun 1982 di mana perusahaan itu mengeluarkan handphone pertama kalinya yang disebutkan Mobira Senator. Handphone dengan berat 10 kg diutamakan untuk beberapa mobil klasik.

Nokia yang besar dari usaha telekomunikasi ialah perusahaan yang meningkatkan The Global Sistem for Mobile communications (GSM) di tahun 1987. Tehnologi angkatan ke-2 yang memungkinkannya panggilan suara berkualitas tinggi, roaming internasional yang gampang, dan memberikan dukungan pesan text (SMS). Selanjutnya di tahun 1992, Nokia sukses mengeluarkan handphone GSM pertama kali yang disebutkan Nokia 1011.

Nokia yang pertama kalinya mengenalkan mobile gaming. Melalui games permainan ular yang dipasangkan pada produk seri 6110. Bahkan juga Nokia seri 3210 yang dikeluarkan pada 1999 tidak ingin ketinggal adopsi permainan Snake. Karena ini, Nokia sukses mengangkat pemasaran N3210 sekitar 150 juta piranti.

Di tahun 2002, Nokia jadi pionireer piranti handphone dengan camera VGA, yang sukses mengeluarkan HP memiliki kamera VGA pertama di dunia yakni Nokia 7650, tapi handphone itu belum juga sanggup merekam video.

Selanjutnya tidak boleh lupakan Nokia 1100. Handphone yang diperkenalan pada 2003 lalu jadi produk terlaku selama hidup Nokia dengan pemasaran lebih dari 250 juta unit secara global. Sampai artikel ini dicatat, tidak ada merek handphone mana saja yang dapat menandingi pemasaran Nokia 1100.

Nokia pernah nista Android

Di tahun 2000an, sedang terjadi meledak-boomingnya handphone cerdas. Walau handphone pintar atau handphone pertama kalinya dikeluarkan pada 1992 oleh IBM, tetapi kehadiran PDA, Blackberry, dan Iphone angkatan pertama menambahkan atmosfer kompetisi smartphone jadi lebih menarik.

Raksasa tehnologi Google tidak ingin ketinggal, Google mengakuisis Android pada 2005, dan umumkan akan meningkatkan Android lebih jauh. Kiprah Android sebagai mekanisme operasi piranti mobile terjadi saat HTC melaunching HTC G1/Dream di tahun 2008.

Ketenaran Android makin naik saat supplier-vendor piranti handphone lain seperti Samsung dan teman-teman memakai mekanisme operasi garapan Google ini.

Android yang memiliki sifat open source yang memungkinkannya siapa pun dapat meningkatkan Android menambahkan nilai lebih buat supplier faksi ke-3 meningkatkan produknya di mekanisme operasi Android.

Di saat yang serupa, Nokia yang melaunching handphone, rupanya tidak ingin ikutan memakai Android dan masih nyaman memercayakan mekanisme operasi symbian.

Nokia yang pada saat itu masih berkuasa melihat Android mata sebelah dan menganggap bukan ancaman. Bahkan 3 tahun selanjutnya, persisnya tahun 2010, bos Nokia masih menyepelekan Android.

Beberapa detik keruntuhan Nokia

Makin bertambah supplier handphone yang bersama memakai mekanisme operasi Android makin lama semakin memojokkan Nokia. Si raja handphone itu seakan-akan tutup mata mengenai perubahan yang terjadi di lingkungan bisnisnya.

Beberapa detik keruntuhan Nokia berawal di tahun 2010 di mana beberapa saham mereka mulai jatuh berguguran.

Stephen Elop yang selanjutnya dipilih jadi CEO Nokia di tahun 2011 mempunyai pekerjaan yang berat, yakni menghidupkan Nokia yang waktu itu mulai kelelahan di tengah-tengah panasnya persaingan industri mobile.

Nokia yang anti Android bonusdepositslot

Untuk selamatkan Nokia, Elop selanjutnya membunuh mekanisme operasi Symbian pada 2011 yang awalnya benar-benar dihandalkan Nokia, dan hentikan peningkatan MeeGo karena dipandang tidak searah dengan konsentrasi perusahaan.

Bukanlah pilih Andorid, Nokia ambil langkah jadi simpatisan setia Windows Phone, sebuah mekanisme operasi smartphone yang diperkembangkan Microsoft. Semenjak itu jalinan Microsoft dengan Nokia benar-benar mesra.

Tetapi sepanjang tiga tahun dipegang Elop, penghasilan Nokia justru turun 40 %, begitu halnya keuntungan yang jeblok 95 persen. Harga saham Nokia juga turun 60 %, dan kehilangan nilai dan kapitalisasi pasar sejumlah 13 miliar dollar AS.

Untuk jaga kestabilan perusahaan, Elop harus mengeluarkan sekitaran 40.000 pegawai dan kurangi ongkos operasional sejumlah 50 persen.

Tetapi peraturan itu tidak memberi imbas apapun. Nokia selalu merugi. Pada akhirannya Nokia pasrah dengan kondisi lalu terima pinangan untuk dibeli oleh Microsoft. Raksasa pemrakarsa mekanisme operasi Window ini pada akhirnya menyelesaikan transaksi bisnis pembelian Nokia pada April 2014.

Chairmen of the board Nokia saat itu, Jorma Ollila sampaikan pesan bersedih saat pertemuan jurnalis Nokia diambil oleh Microsoft.

Kami tidak lakukan kekeliruan apapun, tetapi kami tidak paham mengapa kami dapat kalah, ucapnya.

Tetapi nasi menjadi bubur, tidak ada yang dapat selamatkan Nokia selainnya menyerah. Sesudah sukses dibeli, nama unit usaha handphone Nokia selanjutnya ditukar jadi seksi Microsoft Mobile. Perusahaan yang dibangun oleh Bill Gates itu harus mengambil kantong 5 miliar dollar AS untuk mahar akusisi Nokia.

Dalam pada itu, untuk lisensi paten Nokia, Microsoft keluarkan uang sejumlah 2,2 miliar dollar AS. Keseluruhan dana yang dihabiskan oleh Microsoft ialah 7,2 miliar dollar AS.

Microsoft ikut bajak pegawai Nokia sekitar 25.000 orang, semakin sedikit dari angka 32.000 yang diperkirakan sebelumnya. Terhitung CEO Nakia Stephen Elop yang tergabung ke Microsoft dengan memegang sebagai eksekutif wapres piranti keras yang bertanggungjawab atas piranti konsol games Xbox, tablet Surface, sampai aksesori.

Komentar
Silahkan, saya ga nggigit !