Jadi Pasangan Berbahagia, Tidak Harus Selalu Mesra Tiap Saat kan!

Jadi Pasangan Berbahagia, Tidak Harus Selalu Mesra Tiap Saat kan!

Sebuah jalinan pasangan yang dapat disebutkan berbahagia menurutmu itu yang bagaimana? Apa kamu kerap berasa tidak optimis saat menyaksikan pasangan lain di sosial media? Apa kamu sempat juga berasa cemburu dari mereka yang kelihatan benar-benar cocok?

Kemungkinan, kamu menyaksikan mereka ialah pasangan yang mempunyai jalinan kebahagiaan yang sebenarnya. Mereka kelihatan solid, seperti tak pernah berkelahi, dan selalu kelihatan mesra. Selanjutnya, kamu akan menyaksikan kembali hubunganmu dengan pasangan sendiri. kamu berasa semakin banyak ribut dengan pasangan dibanding sayang-sayangan. Kamu berasa jika hubunganmu dan pasangan tidak berbahagia seperti jalinan seseorang.

Tetapi, bila kamu ketahui lebih dalam kembali mengenai jalinan orang yang lain kamu kira berbahagia itu, kamu pasti menyaksikan jika mereka sempat juga alami permasalahan, dan ketidaksamaan opini yang membuat mereka berkelahi. Janganlah sampai kamu terjerat berkenaan pengertian jalinan yang kamu kira berbahagia.

Berikut ini ialah beberapa pertanda jika pasangan berbahagia tidak selalu harus ditunjukkan dengan kemesraan.

1. Berkelahi, dan Sama-sama Maafkan

Meskipun kamu menyaksikan pasangan lain terlihat solid dan berbahagia, tidak berarti jika mereka tak pernah berkelahi keduanya. Pasangan yang lain pasti juga berkelahi atas beberapa akibat. Tetapi, mereka dapat menyesuaikan diri. Meskipun berkelahi, mereka akan sama-sama mohon maaf dan maafkan. Hingga, jalinan yang semula sempat menghangat, akan balik baik, bahkan juga dapat semakin dekat dari mulanya.

Sebuah jalinan itu terbagi dalam 2 orang, yang memiliki arti ada dua kepala yang lain pertimbangan. Hal itu sudah pasti seringkali memunculkan perbedaan pada satu atau banyak hal. Tetapi, tidak berarti hal itu mengisyaratkan jika jalinan kamu dan pasangan tidak berbahagia.

2. Berdiskusi, dan Mendapati Persetujuan

Dalam tiap pasangan, ada ketidaksamaan opini itu sebagai hal yang lumrah. Misalnya, saat sang wanita menyenangi team sepak bola Liverpool, sementara sang lelaki menyenangi team Manchester United. Ketidaksamaan itu wajar-wajar saja. Sang cowok tak perlu mengganti club pujaannya untuk membahagiakan pasangannya. Begitupun kebalikannya, sang cewek tak perlu bersandiwara berbahagia bila team pujaan pasangannya menaklukkan team sepak bola kesukaannya.

Pada dasarnya, ada ketidaksamaan opini dalam sebuah jalinan itu normal ada. Dua manusia yang lain, pasti punyai opsi dan kesukaan yang berlainan. Hal itu tak perlu dipaksakan harus usai dengan sebuah persetujuan bersama. Dan ketidaksamaan itu dapat menunjukkan jika kamu dan pasangan ialah pasangan berbahagia.

3. Duduk Berdua Walaupun Tanpa Kata

Bila kamu menyaksikan pasangan temanmu selalu membawa bunga setiap mereka berjumpa, atau mengirim rekaman saat ia menyanyi sekalian bermain gitar, atau saat kekasih temanmu ialah pasangan yang ada selalu, yang siap mengantarkan jemput, kemungkinan kamu akan menggigit jemari karena iri atau ingin seperti temanmu itu. Kamu akan berasa jika kekasih temanmu ialah pasangan yang prima, disamping itu, jalinan mereka jadi jalinan yang didambakan.

Tetapi, berbahagia tidak terus-terusan sama dengan keromantisan. Kemungkinan cuma kebenaran, pasangan temanmu sebagai pasangan yang romantis. Tetapi, untuk mereka yang tidak romantis, mereka pasti mempunyai langkah tertentu untuk menunjukkan cinta dan kasih sayang.

Bila pasanganmu bukanlah orang yang romantis, berlaku cuek kapan pun, malah kamu akan kaget atau bahkan juga tidak yakin bila setiap saat dia jadi orang yang mendadak romantis. Untuk mereka, duduk berdua denganmu, walaupun tidak banyak berbicara ialah hal yang membahagiakan.

4. Sama-sama Mawas diri Diri

Bila kamu menyukai pasangan seperti ada ia, tidak berarti kamu menyukainya tanpa persyaratan. Orang yang kamu anggap ialah pasangan berbahagia, bisa jadi memang sama-sama menyukai apa yang ada, dan sama-sama terima keduanya.

Tetapi, hal tersebut tidak berarti mereka tidak sama-sama menuntut ke pasangannya. Jalinan yang bagus selalu punyai goal. Pasangan itu selalu belajar dari kekurangan diri kita dan pasangan, hingga dapat mengambil langkah di depan, dan jadi figur yang lebih bagus.

5. Jalinan yang Berbahagia Tidak Harus Menyukai Habis-Habisan

Bila kamu menyukai pasanganmu mati-matian, hal itu malah akan membawamu pada kekesalan yang dalam. Berbahagia tidak berarti kamu memberi semua hati untuk pasangan, hingga kamu siap lakukan semua asal ia berbahagia.

Cinta yang kamu punyai untuk pasangan bisa besar, tapi kamu tidak bisa memberikan semua padanya. Sebuah jalinan yang berbahagia, aktornya akan menyukai secara lumrah. Mereka tidak terlalu berlebih, tidak ala-ala kandungannya.

6. Mengungkapkan Tujuan dengan Terang

Kamu kemungkinan kecewa bila pasangan tidak sensitif. Kemungkinan kamu iri bila menyaksikan episode di sinetron telenovela atau Korea. Di mana, pasangannya selalu pahami apa yang telah ada dalam pemikiran pasangan tanpa perlu dikasih tahu.

Sayang, pasanganmu bukan seorang cenayang yang dapat membaca pemikiran. Bila code yang kamu beri tidak dapat ia pahami, karena itu sampaikan tujuan dan kemauanmu secara jelas. Karena itu, kamu dan pasangan bisa meminimalkan pertikaian karena salah paham.

7. Ingin Belajar

Pasangan berbahagia tidak selamanya tahu yang mana baik atau yang jelek untuk satu jalinan. Walau banyak buku petunjuk untuk mempunyai jalinan yang bagus dengan pasangan, tapi hasilnya belum pasti sama untuk tiap orang. Beberapa orang yang kamu berpikir mempunyai jalinan yang berbahagia, dan sama-sama pahami, tentu saja sempat juga melakukan perbuatan kekeliruan. Tetapi, mereka akan belajar atas kekeliruan yang dibuat, hingga jadi lebih baik kembali untuk jalinan mereka.

8. Sama-sama Terima Walaupun Banyak Ketidaksamaan

Bila pasanganmu mempunyai kesukaan yang serupa denganmu, kemungkinan kalian akan kelihatan benar-benar cocok. Tetapi, bila kamu dan pasangan tidak mempunyai kesamaan hoby, makanan favorite, sampai tertarik dengan hal sama, karena itu tidak berarti kalian tidak berbahagia. Dengan semua ketidaksamaan yang ada itu, kamu dan pasangan dapat terus berbahagia bila bisa terima keduanya.

9. Kadang-kadang Berasa Bersedih

Pasangan yang kamu claim ialah pasangan berbahagia, tidak berarti mereka diam-diam saja selama-lamanya, tidak berarti mereka tak pernah mempunyai permasalahan yang berat. Dalam tiap kehidupan, permasalahan akan ada selalu. Mereka tentu saja sempat juga mempunyai permasalahan yang perlu dituntaskan. Mungkin, kadang-kadang mereka berasa capek dan ingin menyendiri, untuk lakukan penilaian dan merenungkan beragam hal. Segala hal itu ialah lumrah dalam tiap jalinan.

10. Sama-sama Pahami Sesudah Berdiskusi

Bila hubunganmu dengan pasangan saat ini lebih banyak terjadi pembicaraan mengenai satu hal, dan tidak semua pembicaraan itu mendapati persetujuan, tidak boleh cemas. kamu dan pasangan masih ada pada babak pendewasaan. kamu tidak perlu cocok dalam share hal bersama pasangan, karena ketidaksamaan atau permasalahan akan ada selalu. Oleh karenanya, kamu dapat membuat berbahagiamu sendiri dengan sama-sama pahami sesudah ada pembicaraan dengan pasangan.

Nach, awal hari ini, berhenti sajalah bercermin dengan kebahagiaan pasangan lain. Pasangan berbahagia tidak selamanya harus dengan keromantisan. Buat berbahagiamu sendiri bersama pasangan. Walau pasanganmu bukanlah orang yang romantis atau sensitif, tapi kamu sendiri yang bisa rasakan kebahagiaan dengannya.

Komentar
Silahkan, saya ga nggigit !