Mengelana? 10 Ini yang Akan Kamu Rindukan dari Rumah

Mengelana? 10 Ini yang Akan Kamu Rindukan dari Rumah

Mengelana? 10 Ini yang Akan Kamu Rindukan dari Rumah Kita sebagai manusia, tentu saja akan berkembang dan tumbuh setiap harinya. Mulai dari periode bayi, anak-anak, remaja, sampai tumbuh jadi orang yang dewasa. Proses dari itu, kita di didik sama orangtua, disekolahkan tinggi-tinggi, agar satu saat menjadi orang yang sukses dan bisa membesarkan hati orangtua.

Tetapi tidak selama-lamanya kita hidup selalu dekat sama mereka dan selalu tergantung ke orang tua. Terkadang ada kalanya kamu berpikiran untuk belajar hidup berdikari dengan mengelana ke kota lain. Misalkan saat kamu akan kuliah di perguruan tinggi yang jauh di luar kota, jalan keluarnya ialah kamu harus mengelana ke kota itu, hingga kamu siap dikatakan sebagai "Anak Rantau" yang jauh dari orangtua. Kamu ingin tidak ingin harus tinggalkan semua kenyamanan dan sarana yang berada di rumah, dan siap terima sukai dan duka jadi "Anak kost" yang serba berkecukupan.

Jujur saja di lubuk hatimu berasa berat tinggalkan rumah dan orangtua, tetapi di lain sisi kamu ingin berkembang dan tumbuh. Seperti kata-kata arif yang menjelaskan "Bila sebuah pohon di tanam dalam pot atau di rumah, tanaman itu tidak pernah tinggi dan berkembang, tetapi bisa terjadi kebalikannya jika di tanam dalam suatu tempat yang luas".

Walaupun berat, tetapi ya ingin bagaimana kembali, mengelana ialah salah satu opsi yang perlu kita kerjakan bila ingin maju. Meskipun bersedih karena akan ada sesuatu hal yang dirindukan sesudah jadi anak rantau. Seperti 10 hal berikut yang Akan Kamu Rindukan dari Rumah.

1. Nikmatnya masakan orangtua

Nikmatnya masakan ibu lewat Unsplash Seenak apa saja masakan luar, masih lebih enak masakan orangtua. Kata-kata itu ialah kalimat yang hendak kerap kamu katakan saat sudah jauh dari orangtua. Umumnya di dalam rumah setiap kali laper, tinggal makan saja di meja makan. Saat ini tidak dapat kembali. Kamu harus berusaha cari makanan sendiri. Meskipun kamu bebas pilih ingin makan apa di luar kelak, tetapi akan ada saatnya kamu berasa rindu dengan masakan orangtua dan rindu makan bersama-sama sama mereka.

2. Tidak ada yang banguni pada pagi hari

Tidak ada yang bangunin lewat Unsplash Jangankan tidak ada orangtua, dahulu saat tetap sama orangtua juga kenyataannya kamu masih saja tuch bangunnya kesiangan kalau tidak dibangunin sama ibu dan ayah. Coba bayangin kalau sudah jauh dari orangtua karena mengelana, bisa jadi setiap hari kamu kesiangan terus. Tetapi meskipun sudah pasang sirene sepagi kemungkinan, entahlah mengapa kamu masih saja merasa ada yang aneh. Kemungkinan hati itu mengisyaratkan jika kamu sudah mulai rindu dibangunin mereka. Sabar ya!

3. Rindu Ngeluh sama orangtua

Ngeluh sama orangtua lewat Unsplash Walaupun kelihatan anak yang cuek, tetapi rupanya kamu suka juga mengatakan apa yang kamu alami sama orangtua. Narasi mengenai semua peristiwa yang sudah kamu rasakan ini hari, dan mengharap orangtua dapat memberi jalan keluar terbaik untuk pecahkan semua permasalahan kamu. Saat ini? Ya tidak dapat kembali. Kamu tidak dapat kembali sharing sama orangtua. Walaupun bisa lewat telepon atau video call, tetapi tidak akan sedekat seperti kamu sharing sama mereka di dalam rumah, sehingga kamu tidak akan merasa senang sharing sama mereka saat dirantauan.

4. Tidak ada yang ngomel-ngomel

Tidak kuat omongan ibu lewat Unplash Dengarkan omelan seorang ibu adalah hal yang paling menjengkelkan di dunia. Bagaimana tidak, salah kita hanya sedikit, tetapi ia ngomelnya selama seharian. Pusing tidak tuch dengernya! Walau sebenarnya hanya karena hal remeh seperti jemurannya yang kehujanan. Terkadang saat ibu geram, kita umumnya tutup kuping memakai headset dan memutar musik sekencang kemungkinan agar omelan ibu tidak kita dengarkan.

Saat ini pada tempat rantau, ingin jemuran tidak di angkat satu minggu, yang dari basah ke kering, kehujanan basah kembali selanjutnya kering kembali, tidak ada yang ngomel tuch. Yakin atau mungkin tidak, saat kita kelak sudah jauh sama orangtua, kita akan rindu dengan omelan-omelan itu. Yakin dech!

5. Tidak dapat kembali berantem sama adik dan kakak

Adik kakak kurang kompak lewat Unsplash Jika kamu punyai adik dan kakak, berantem ialah hal yang umum kalian kerjakan. Dimulai dari sama-sama usil keduanya, sama-sama olokan-olokan, tidak mau ngalah keduanya, sama-sama berebutan makanan, dan lain-lain. Pokoknya sudah seperti tom and jerry dech, tidak sempat ada yang kompak. Saat ini saat jauh mengelana, tidak ada yang hendak kamu ingin usilin, tidak ada yang hendak kamu ingin gangguin, karena saat ini kamu hidupnya sendirian. Bersedih yah!.

6. Tidak ada yang menjaga saat kembali sakit

Ke dokter sendiri lewat Unsplash Ini yang paling memilukan, dahulu saat tetap sama orangtua, mereka selalu menjaga saat kita kembali sakit, perhatiannya melewati perhatian ke diri sendiri, walau sebenarnya sakit kita hanya sakit demam saja, tetapi rasa cemasnya sudah terlampau besar.

Sekarang dirantauan, boro-boro ingin ngomong jika kamu kembali sakit, ini justru sakitnya diem-diem. Argumennya kamu tidak ingin membuat cemas orangtua yang jauh disitu. Meskipun kelihatan sudah berdikari, tetapi kamu tidak dapat berbohong jika kamu rindu perhatian orangtua saat sakit.

7. Tidak dapat kembali enak-enakan ketika berada waktu senggang

Tidak ada waktu buat rileks lewat Unsplash Namanya tinggal sama orangtua, tentu saja semua masalah di handle oleh orangtua, terhitung masalah kebersihan rumah. Saat mata terbuka, rumah sudah bersih. Demikian juga saat ingin tidur, kamarmu sudah siap disetubuhi karena sudah rapi.

Saat ini tidak dapat kembali, kamu harus handle semua masalah itu. Dimulai dari bangun pagi untuk bersihkan rumah, membuat makan pagi, membereskan kamar, dan membersihkan piring. Kamu tidak dapat kembali enak-enakan seperti saat tinggal sama orangtua.

8. Tidak ada yang bernama uang harian

Harus hemat lewat Unsplash Jika harus milih di antara dikasih uang harian atau langsung dikasih uang bulanan, karena itu lebih bagus dikasih uang harian. Karena terkadang kita jadi lupa diri saat memengang uang yang banyak, dan pada akhirannya uang jajan kita tidak cukup sampai bulan akhir karena sudah habis di poya-poyakan.

Nach saat mengelana, peluang kamu dekat dikasih uang jajan bulanan dibanding dikasih uang harian sama orangtua, dan ini kemungkinan mencelakakan perasaan anak muda kamu yang menyukai bergembira. Jika memang demikian, karena itu siap-siapin lah ada makanan mie instans di kost untuk temani sampai awalnya bulan.

9. Tidak ada yang merintah-merintah

Horee Bebas lewat Unsplash Jujur saja, siapa sich yang menyukai di beberapa perintah, bukanlah tidak ingin diperintah sama orangtua, tetapi kadang mereka memerintah kita saat keadaan yang tidak pas getho. Misalkan saat kita kembali cepat-cepat ingin ke universitas, tetapi orangtua memerintah kita beli makanan camilan lebih dulu, kesel tidak tuch. "Ingin dibantah entar dosa, ingin diturutin entar terlambat ke universitas".

Saat ini di perantuan tidak ada tuch yang dapat merintah-merintah kamu, kamu bebas. Tetapi walau bagaimanapun, akan ada kalanya kamu berasa rindu diperintah-perintah oleh orangtua.

10. Yang terang tidak dapat kembali saksikan orangtua setiap hari

Rindu orangtua lewat Unsplash Dan yang paling di rindukan dari itu semua ialah menyaksikan orangtua setiap hari. Saat ini kamu hidup berdikari, kamu tidak dapat kembali berjumpa orangtua setiap waktu. Kemungkinan kamu dapat menyaksikan mereka cuma lewat video call saja, itu juga kenyataannya tidak setiap hari kamu kerjakan.

Dan yang paling penting dari itu semua, pada akhirannya kamu mulai sadar jika kebersama-samaan di dalam rumah terutamanya kebersama-samaan sama orangtua ialah suatu hal yang sangat bernilai.

Komentar
Silahkan, saya ga nggigit !