Mungkinkah Personalitas Introvert Berbeda Jadi Ekstrovert, Ini Langkah dan Tips-nya

Mungkinkah Personalitas Introvert Berbeda Jadi Ekstrovert, Ini Langkah dan Tips-nya

Bila kamu berasa jika kamu terhitung ke beberapa ciri orang yang introvert, kamu kemungkinan bertanya, apa dapat seorang dengan personalitas introvert beralih menjadi ekstrovert? Bagaimana langkah menangani personalitas intorvert ini? Nach jika demikian sebaiknya kamu memerhatikan ulasan pada artikel ini.

Saat sebelum mengulas lebih jauh, tahukah kamu apakah itu kerpibadian introvert dan ekstrovert?

Pada umumnya, introvert adalah pengelompokan personalitas manusia yang mana mereka lebih sukai menyendiri, umumnya condong pendiam, sukai merenung, serta lebih perduli mengenai pertimbangan mereka di dunia mereka sendiri.

Manusia dengan personalitas introvert condong tutup diri dari dunia luar. Mereka analisis saat sebelum bicara, berasa kurang nyaman jika kebanyakan tatap muka atau keterkaitan sosial, serta lebih suka bekerja sendirian, dan lebih sukai berhubungan secara 1 on 1 interaction.

Keunggulan dari type personalitas ini ialah mereka berpikiran dahulu saat sebelum bicara atau lakukan suatu hal, mereka ialah pendengar yang bagus, dan berlaku analisis.

Walau introvert mungkin punyai sedikit rekan karena ketertutupannya, tetapi saat mereka sudah terima kedatangan seorang, karena itu jalinan mereka akan terikat lama. Karenanya, introvert condong figur yang setia.

Dan ekstrovert ialah kontradiksi dari intovert yang mana mereka dengan personalitas ekstrovert condong lebih buka diri pada dunia luar. Mereka menyenangi keramaian, dengan beberapa hubungan dan kegiatan sosial.

Type personalitas ini lebih gampang mengutarakan rasa lewat kalimat, gampang jemu dengan ketersendirian, serta lebih suka menceritakan dibanding dengarkan.

Keunggulan dari type ekstrovert ialah keyakinan diri ketertarikan yang tinggi, gampang berkawan, aktif, dan bisa berhubungan dengan beberapa orang sekalian.

Ke-2 personalitas ini benar-benar bertolak-belakang keduanya. Tetapi demikian, tidak berarti introvert tidak dapat beralih menjadi ekstrovert. Nach, berikut ialah panduan dan triknya.

1. Mulai berhubungan sama orang lain terapi

Umumnya intorvert condong tidak nyaman berhubungan sama orang lain, karena mungkin rasa malu atau takut gagasannya tidak diterima secara baik. Seringkali introvert berasa grogi dan tidak berani memandang musuh bicaranya.

Maka dari itu, saat ini coba agar semakin banyak lakukan hubungan di sekitar lingkungan. Terus saat berhubungan, coba menapat mata musuh bicaramu supaya mereka berasa dipandang.

2. Mulai terbuka sama orang lain

Seorang introvert umumnya kerap tutup dianya dan memandang segala hal sebagai rahasia individu yang jangan dijumpai seseorang. Walau jaga privacy penting, tetapi bila kamu menanggung semua beban sendirian, kemungkinan hal tersebut tidak baik.

Saat ini, coba untuk terbuka ke orang lain, dan tidak boleh enggan untuk menceritakan mengenai semua kehidupanmu ke beberapa orang yang telah kamu percayai.

Walau masih tetap ada suatu hal yang tidak dapat kamu katakan semua, tetapi sedikit transparansi akan membuat kamu berasa lebih berbahagia karena dikitari beberapa orang yang perduli.

3. Terimalah sanjungan dari pihak lain

Seorang dengan personalitas introvert condong berasa tidak nyaman saat mendapatkan perhatian lebih dari pihak lain. Kemungkinan argumennya hanya satu, mereka tidak sukai disanjung.

Walau hal ini sebagai karakter yang positif, tetapi terlampau individualis mungkin dapat membuat seorang introvert tinggi hati dan berasa dianya lebih bernilai dari pihak lain.

Coba terima sanjungan yang tiba padamu. Sanjungan itu mengisyaratkan jika seseorang mengaku kedatanganmu. Dan terima sanjungan seseorang ialah wujud penghargaan terbaik buat mereka.

4. Keluar zone nyaman terapi

Orang dengan personalitas introvert umumnya condong nyaman di dunia mereka sendiri. Bila ini didiamkan terus, karena itu bisa jadi proses mengoreksi diri seorang introvert akan tehenti. Nach menjadi ekstrovert, kamu harus berusaha keluar zone nyaman itu.

Misalnya, bila umumnya kamu sejauh ini lebih sukai berada didalam rumah, karena itu saat ini kadang-kadang coba pergi keluar bersama teman-temanmu saat akhir minggu. Kemungkinan awalannya berasa tidak nyaman, tetapi saat kamu seringkali melakukan, kamu akan menyenanginya dan memulai menganggap suatu hal yang membahagiakan.

Manusia itu ialah makhluk sosial, maknanya tidak dapat hidup sendiri tanpa kontribusi dari pihak lain. Maka dari itu, berbedalah jadi diri kamu sendiri, bukan jadi seseorang. Ingat-ingatlah, dengan usaha benar-benar untuk berbeda, karena itu kemauan kita pasti diwujudkan.

Komentar
Silahkan, saya ga nggigit !